Di Jual Rumah Type 45/120m di Graha Dewata, Malang

Dijual Rumah Siap Huni

Jual santai rumah asri siap huni di Kabupaten Malang, Luas Tanah 120 m2 (meter persegi), hanya 10 menit (jarak hanya 5 - 10 kilometer) dari Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang Town Square (Matos), sudah direnovasi (pagar, kamar mandi, ganti keramik kamar utama), sisa tanah depan belakang masih luas.

Dijual Rumah siap huni di Perumahan Graha Dewata

Lokasi: Perumahan Graha Dewata


Peta_Perumahan_Graha_Dewata
Peta Perumahan Graha Dewata.

Malang - Jawa Timur
Type: 45
Luas Tanah: 120 Meter persegi

Spesifikasi:
- 2 Kamar tidur
- 1 Kamar Mandi
- 1 Ruang Tamu / Ruang Keluarga, Dapur
- Car port (Garasi)
- Listrik Prabayar 1.300 Watt
- Jaringan Air Perumahan
- Pagar depan baru & cantik
- Sisa tanah masih luas (depan belakang)
- 1 Kamar utama sudah di upgrade lantai
- Kamar mandi full upgrade (Shower Tub, Closet Duduk, Washtafel)

SERTIFIKAT AMAN, ADA DI BANK
KPR 15 Tahun, bisa take overkredit KPR, sudah berjalan 8 tahun 6 bulan.
Cicilan per bulan sangat ringan hanya Rp 1.482.000/bulan.

Dijual Cash Seharga: Rp 450.000.000,-
Take Over Credit KPR: (call)

Jual santai

Contact Person:
0816515554

Denah Lokasi & Foto Kompleks Perumahan:

Denah Lokasi Perumahan:
Denah_lokasi_Perumahan_Graha_Dewata
Denah lokasi Perumahan Graha Dewata.

Pintu Masuk Perumahan (cluster)
Gerbang_pintu_masuk_cluster_Perum_Graha_Dewata_Malang
Gerbang pintu masuk cluster Perum Graha Dewata Malang.

Sekitar Taman:
Sekitar_Taman_GWK
Sekitar Taman GWK

Taman GWK
Taman_GWK
Taman Garuda Wisnu Kencana (GWK) dalam kompleks Perumahan.

Taman:
Taman_Perum_Graha_Dewata
Taman Perum Graha Dewata

Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK):
Patung_Garuda_Wisnu_Kencana_GWK
Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK)


Foto Rumah:
Sebelum Direnovasi.
Setelah Direnovasi
Setelah Direnovasi 2

Tampak Depan:
Tampak_Depan
Tampak Depan.

Ruang Tamu / Keluarga & Kamar Depan:
Ruang_tamu_kamar_depan
Ruang tamu, kamar depan.

Dapur (Samping)
Dapur Samping

Kamar Mandi / Washtafel:
Washtafel_dan_Kamar_Mandi
Washtafel dan Kamar Mandi.

Kamar Mandi:
Kamar_Mandi_dengan_Shower_Tub
Kamar Mandi dengan Shower Tub.

Shower Tub:
Shower_Tub
Shower Tub

Sisa Tanah di bagian belakang:
Sisa_tanah_di_bagian_belakang
Sisa Tanah di bagian belakang

Dekat Dengan ( hanya berjarak 5 kilometer, 10 menit perjalanan ) **lihat peta dibawah**:
  • Universitas Brawijaya (5 KM, 10 menit)
  • Universitas Islam Malang
  • Universitas Gajayana
  • Rumah Sakit Islam Malang
  • Politeknik Negeri Malang (Kampus 2)
  • Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
  • Universitas ITN 1
  • Universitas Ma Chung
  • RS Puri Bunda
  • Malang Town Square (Matos)

**Peta**: 
Peta_Perumahan_Graha_Dewata
Peta Perumahan Graha Dewata.

**klik untuk memperbesar**

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Graha Puncak Anomsari, Driyorejo, Gresik

Graha Puncak Anomsari sbg kawasan dg konsep hunian yg berwawasan lingkungan hidup. Graha Puncak Anom Sari menghadirkan lingkungan alami, bernuansa perbukitan yg asri dg tata hutan kota serta hamparan waduk dengan wisata air, dengan fasilitas pengolahan air bersih dan pengolahan sampah secara mandiri sbg bentuk peran serta dalam upaya pelestarian lingkungan. Karenanya memiliki rumah di kawasan ini adlh keputusan terbaik yg pernah anda buat untuk kebahagian keluarga Anda.

KEUNGGULAN GRAHA PUNCAK ANOMSARI

  1. Lahan seluas 50ha ( umumnya 20ha ) dan dikembangkan sampai 90ha ( 5000 unit rumah )
  2. Semi Cluster ( terjamin keamanannya )
  3. Cluster yg ditawarkan skrg ada di depan dg NILAI INVESTASInya cenderung meningkat
  4. Lebar jalan utama 12 - 24 meter, untuk lebar jalan dalam Cluster 8 - 9 meter
  5. Dilengkapi berbagai FASILITAS : hutan kota & rekreasi air, komersial, pendidikan, sarana ibadah, sarana olahraga serta makam
  6. Lokasi Strategis karena ada 4 akses jalan untuk menuju lokasi
  7. Dilewati Ring Barat Surabaya ( Jalan Lingkar Barat ) serta berdampingan dg Proyek TOL Surabaya - Mojokerto
  8. Dijamin BEBAS BANJIR dan jauh dari PABRIK
  9. Lingkungan sudah terbentuk

Selengkapnya (beserta gambar-gambar) ada di sini

Apabila Anda ingin menemukannya via google map, Anda bisa memasukkannya ke koordinat ini: -7.331574,112.593239

Sebagai perbandingan bisa lihat perumahan yang lebih jauh (32KM dari Tanjung Perak) tapi dekat tol, harga lebih murah (untuk Type 36 tanah 72m persegi) dimulai dari 87juta, Uang Muka 14juta, cicilan Rp 870.000,-, di iklan berikut ini:
Perumahan Graha Tanjungan Asri

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sekilas Tentang Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik - Jawa Timur.

Driyorejo adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Gresik, provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Kecamatan Driyorejo berjarak 41 Km dari Pusat Kota Kabupaten Gresik dan terletak di ketinggian 11 meter diatas permukaan laut, dengan luas wilayah total 5.129,72 Ha. Yang terdiri dari:
  • Tanah Sawah : 1.639,59 Ha.
  • Pekarangan/Halaman : 2.174,99 Ha.
  • Tegal/kebun : 1.052,06 Ha.
  • Tambak : - Ha.
  • Hutan Negara : - Ha.
  • Lainnya : 263,08 Ha.
Dengan Batas Wilayah sebagai berikut :
  • Sebelah Utara : Kota Surabaya
  • Sebelah Timur : Kota Surabaya
  • Sebelah Selatan : Kabupaten Sidoarjo
  • Sebelah Barat : Kecamatan Driyorejo
Terbagi menjadi 16 Desa, 108 Rukun Warga (RW), 456 Rukun Tetangga (RT), dengan jumlah penduduk 99.436 jiwa (23.846 KK) dan kepadatan 1.938 jiwa/Km2. Sebagian besar penduduknya bekerja pada sektor pertanian (62%) pada 2011.

Driyorejo
— Kecamatan —
Negara: Indonesia
Provinsi: Jawa Timur
Kabupaten: Gresik
Luas: 5.129,72 Ha
Jumlah penduduk: 99.436
Desa/kelurahan: 16 Desa


Di Driyorejo terdapat perusahaan nasional yang memproduksi Perlengkapan dan Kebutuhan Rumah Tangga (PKRT) yaitu PT. Wings Surya. SMA Negeri yang berlokasi di Driyorejo adalah SMA Negeri 1 Driyorejo - Gresik.

Dikutip dari berbagai sumber.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perumahan Kelas Menengah di Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur

Green Park Residence





Green Park Residence selaku perumahan di Surabaya Selatan dan merupakan hunian yang strategis. Dengan sentuhan alam hijau nan indah, Green Park Residence adalah pilihan yang bijak bagi Anda sekeluarga. Green Park Residence merupakan perumahan dekat akses utama jalan raya, baik menuju ke arah kota Surabaya maupun Sidoarjo, juga lengkap dengan fasilitas umum seperti restaurant, masjid, sekolah, dan lain-lain. Bagi Anda yang gemar jual beli rumah atau baru memulai investasi properti, Green Park Residence juga merupakan pilihan yang sangat tepat.

Green Park Residence terdiri dari cluster rumah mulai Type 41,Type 49, Type 61, juga terdapat kios untuk berjualan dengan Type 30. Dengan bunga KPR yang rendah dan harga yang memadai, desain rumah minimalis dan modern, serta bahan bangunan berkualitas dan fasilitas yang memuaskan, Green Park Residence merupakan pilihan yang sangat tepat untuk Anda yang mencari atau hendak membeli properti di kawasan Surabaya maupun Sidoarjo.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perumahan Murah di Sekitar Surabaya, Jawa Timur.

Perumahan Graha Suryanata Di Benowo Surabaya Barat




Perumahan Graha Suryanata Di Benowo Surabaya Barat. Telah dibuka kembali TAHAP 2 melanjutkan pengembangan lahan dengan Desain dan Tipe Rumah terbaru kami. Perumahan Graha Suryanata adalah hunian yang lokasi strategis yang lokasinya dengan dekat fasilitas umum seperti terminal, pertokoan, bank, kantor sekolahan, Spesifikasi Bangunan :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pantauan Seputar Harga Rumah di Perumahan Graha Dewata Malang

Artikel ini saya posting pada tanggal 11 Agustus 2013, khusus untuk memantau seputar harga rumah di Perumahan Graha Dewata Malang terkini berdasarkan iklan-iklan online di berbagai situs jual beli rumah (link tercantum).


Seperti yang tercantum di iklan Rumahdijual.com, dijual rumah di Graha Dewata I, type 45, dengan 2 Kamar Tidur dan 1 Kamar Mandi, luas tanah 120 meter persegi dan luas bangunan 45 meter persegi dijual seharga Rp 280.000.000,-.

Kemudian masih di kolomrumah.com / kaskus.co.id , persisnya di perumahan Joyo Agung (sebelum Perumahan Graha Dewata), dengan 2 Kamar Tidur dan 1 Kamar Mandi, luas tanah 105 meter persegi, dan luas bangunan 85 meter persegi, dijual seharga Rp 319.000.000,-.

Sementara itu, menurut iklan di Tokobagus.com, di perumahan Graha Dewata sendiri, dengan luas tanah 195 meter persegi, luas bangunan 130 meter persegi, 3 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi, Dijual seharga Rp 350.000.000,-.

Ada juga iklan tertanggal 6 Mei 2013, di situs Maxi24-id.com, rumah di Graha Dewata cluster Kuta, dengan type terendah 60 / 150 (luas bangunan 60 meter persegi, luas tanah 150 meter persegi dijual seharga Rp 369.000.000,-.

Sebuah iklan di Jualrumahonline.com memasang harga Rp 180.000.000,- untuk rumah di Graha Dewata type 36 dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 90 meter persegi (2 Kamar Tidur, 1 Kamar Mandi).

Iklan lainnya di rumahtanahdijual.com terdapat rumah dengan luas tanah 150 meter persegi dan luas bangunan 100 meter persegi, dijual dengan harga Rp 350.000.000,-. Detail kamar tidak disebutkan.

Cukup sekian dulu, berikut ini saya cantumkan tabel serta perkiraan harga untuk rumah dengan type 45, luas tanah 120 meter persegi, luas bangunan 45 meter persegi, di Perumahan Graha Dewata Malang:

Luas BangunanLuas TanahKamar TidurKamar MandiHargaSumber
120
45
2
1
Rp280.000.000
Rumahdijual.com
105
85
2
1
Rp319.000.000
Kolomrumah.com
195
130
3
2
Rp350.000.000
Tokobagus.com
150
60
NA
NA
Rp369.000.000
Maxi24-id.com
90
36
2
1
Rp180.000.000
Jualrumahonline.com
150
100
NA
NA
Rp350.000.000
Rumahtanahdijual.com

Sehingga dari keenam iklan tersebut, saya dapat memperkirakan bahwa pasaran harga rumah Type 45 dengan luas bangunan 120 meter persegi di Perumahan Graha Dewata adalah Rp 242.036.854.-.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perbandingan Harga Rumah Berbagai Type di Kabupaten Malang

Berikut ini adalah tabel perbandingan harga rumah berbagai type dengan luas bangunan yang berbeda-beda di seputar Kabupaten Malang:

Kmr TidurKmr MandiLs TanahLs BangunanLokasiHargaSumber
21111 m272 m2AmpeldentoRp390.000.000Tokobagus.com
21105 m245 m2DinoyoRp250.000.000Rumah123.com
2198 m245 m2DinoyoRp245.000.000malang.olx.co.id
2184 m245 m2DinoyoRp230.000.000malang.olx.co.id
2190 m236 m2DinoyoRp200.000.000Rumah123.com
2139 m2121 m2KarangplosoRp285.000.000Tokobagus.com
3190 m2123 m2KepanjenRp275.000.000Tokobagus.com
2164 m2129 m2KepanjenRp300.000.000Tokobagus.com
32120 m270 m2LawangRp305.000.000Tokobagus.com
22110 m2100 m2LawangRp275.000.000Tokobagus.com
21112 m250 m2LawangRp200.000.000Rumahdijual.com
2198 m245 m2LowokwaruRp250.000.000urbanindo.com
3296 m2120 m2PakisRp275.000.000Tokobagus.com
31121 m245 m2RanduagungRp235.000.000Tokobagus.com
2180 m236 m2SengkalingRp140.000.000urbanindo.com
2190 m236 m2SengkalingRp168.000.000rumah.trovit.co.id
21114 m275 m2SingosariRp200.000.000Tokobagus.com
32112 m2100 m2SingosariRp400.000.000Tokobagus.com
21108 m236 m2SingosariRp160.000.000rumah.com
2196 m236 m2TasikmaduRp153.000.000Rumahcitra.com
21124 m245 m2TirtasariRp256.000.000Rumah.mitula.co.id

Dirangkum dari berbagai situs jual beli rumah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Malang Kota Apel, Bunga, dan Wisata

Malang adalah kota terbesar kedua di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini memiliki sejarah kuno kembali ke Kerajaan Mataram. Penduduk kota sesuai sensus tahun 2010 adalah 819.708. Selama periode penjajahan Belanda, kota Malang adalah tujuan populer bagi warga Eropa. Kota ini terkenal dengan udara yang sejuk dan daerah asri di sekitar Tumpang, Batu, Singosari, dan Turen. Orang-orang di Jawa Timur kadang-kadang menyebutnya "Paris dari Jawa Timur." Malang terhindar banyak efek krisis keuangan Asia, dan sejak saat itu telah ditandai oleh pertumbuhan ekonomi dan populasi tetap.

Nama Malang diambil dari sebuah candi yaitu Malang Kucecwara. Nama candi tersebut sekarang diterapkan sebagai moto kota Malang. Malang Kucecwara secara harfiah berarti Allah telah menghancurkan palsu dan ditegakkan kanan. Lokasi candi ini terletak dekat kabupaten Malang. "Malang" adalah bahasa Jawa kata untuk "menghalangi (Bahasa Indonesia)" atau terhalang (bahasa Inggris). Berasal dari cerita-cerita sejarah tradisional yang orang Malang bertempur dengan gagah berani melawan penjajah dari Kesultanan Mataram.

Ratusan, bahkan ribuan tahun lalu sebelum Malang menjadi kota terbesar kedua di Jawa Timur, Malang digunakan untuk menjadi pusat pemerintahan dari Kerajaan Kanjuruhan dan Singosari. Dalam era berikutnya, Kabupaten Malang menjadi tempat yang penting ketika pemerintah Kerajaan Mataram menguasai daerah itu, sehingga kabupaten terbesar di Jawa Timur dan sejak saat itu perkembangan Kabupaten Malang telah meningkat dengan baik.

Sejarah Kabupaten Malang bisa terungkap melalui prasasti Dinoyo 760 Masehi sebagai dokumen resmi utama untuk mendukung kelahiran Malang sebelum prasasti yang baru ditemukan pada tahun 1986, yang sejauh ini belum terungkap. Menurut prasasti, disimpulkan bahwa abad ke-8 adalah awal dari keberadaan pemerintah Kabupaten Malang karena kelahiran Raja Gajayana yang memerintah kerajaan-Nya di Malang. Dari prasasti Dinoyo, diketahui bahwa prasasti tersebut menggunakan "Chandra Sengkala" atau "Cronogram" Kalender, dan menyatakan bahwa tanggal kelahiran Kabupaten Malang adalah pada Jum'at Legi (Jumat manis) 28 November 760 Masehi. (L. Damaes: ". Studed 'prasasti d'Indonesia IV 1952").

Kota ini dimasukkan ke wilayah kerajaan Mataram pada tahun 1614, kemudian ditransfer ke pemerintahan kolonial Belanda. Malang berubah di bawah Belanda, iklim sejuk yang dihasilkan dari ketinggian, bersama dengan kedekatannya dengan pelabuhan utama di Surabaya, membuatnya menjadi tujuan populer bagi orang Eropa Belanda dan lainnya. Pada tahun 1879, Malang telah terhubung ke jaringan kereta api Jawa, lebih meningkatkan pembangunan dan mengarah ke industrialisasi meningkat.

Seiring dengan pertumbuhan datang urbanisasi. Pemerintah tidak bisa memenuhi kebutuhan penduduk untuk perumahan yang terjangkau, yang mengarah pada pembangunan banyak rumah kumuh di sepanjang sungai dan trek rel. Sampai hari ini, kota-kota kumuh masih ada, meskipun beberapa telah berubah menjadi perumahan yang lebih baik.

Malang memiliki luas total 252,136 km2. Negara ini berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan (Utara), Kabupaten Lumajang (Timur), dan Batu Kota (Barat). Gunung Bromo, salah satu gunung berapi terbesar di Jawa dan daya tarik wisata utama, terletak hanya di sebelah timur kota. Malang dilayani oleh Bandara Abdul Rachman Saleh, sebuah bandara domestik dengan penerbangan ke Jakarta.

Malang dibagi menjadi lima kecamatan:

  • Blimbing
  • Kedungkandang
  • Klojen
  • Lowokwaru
  • Sukun
Ada sekitar 1.175.282 orang yang tinggal di Malang. Kepadatan penduduk 10.000 - 200/km2, dengan pertumbuhan penduduk 9,3% per tahun.

Susunan rasial kota ini terutama dari Jawa dan Madura, dengan persentase kecil dari keturunan Arab dan Cina. Tidak ada discimination jelas terhadap keturunan ras minoritas Tionghoa.

Seperti sebagian besar Jawa, sebagian besar warga Malang adalah Muslim, ada minoritas kecil dari Katolik, Hindu, dan Buddha. Banyak bangunan ibadah masih berdiri dari konstruksi mereka di era kolonial. Sebagai contoh, Kota Malang Masjid Agung atau Masjid Agung Kota Malang di Kota Malang Square atau Alun-alun kota Malang; Gereja Hati Kudus Yesus (Gereja Hati Kudus yesus) di Kayutangan; Santa Maria dari Gunung Karmel Katedral (Gereja Ijen atau Katedral Santa Maria Gunung Karmel dari) di Jalan Ijen, yang merupakan kursi untuk Katolik Roma Keuskupan Malang, Gereja Imanuel di Alun-alun, dan Eng Kiong Sebuah Kuil Buddha di JL. Laksamana Martadinata No 1 Malang. Malang juga terkenal sebagai pusat pendidikan agama, hal ini terbukti dengan adanya banyak sekolah-sekolah Islam (pesantren) dan seminar Alkitab.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Meaning Of Dewata

"Dewa" is a term in Hinduism and Buddhism for spiritual existence which has supernatural powers, while the Dewata (in Sanskrit language called Dewanagari: देवता), or called tevoda (ទេវតា) in Khmer), is a god with a lower position than the main gods. The term also means the Gods "the Gods" or gods in the plural. Gods can sex male or female. There are many kinds of gods crate: wanadewata (guardian spirits of the forest, perhaps originally a worship of spirits, which symbolizes the forces of nature), grama dewata (village god), guardian deity crossing rivers, caves, mountains and other sacred places. Guardian deities of the wind directions are called Gods or Deities Lokapala Nawa Sanga. Each caste Hindus have a patron deity, and every human activity has a divine manifestations in the spiritual realm or the spiritual aspect.

Some well-known celestial beings included in the gods, among other apsaras or goddess; her heavenly duty to test the hermit's faith, and gandarwa; man heavenly musicians. Gods often appeared in the Hindu epic stories and the story of Buddhist scripture. Bali island famous for its nickname as the "Pulau Dewata" or "Island of the Gods" due to the strong Hindu culture, such as the number of offerings dedicated to the gods guard at various places in Bali.

Deities tend to be equated with the guardian spirits of certain places, is very similar to the concept of guardian angels or jinn even gatekeepers in the Abrahamic religions (Islam, Christianity, and Judaism).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Graha Cakra Hotel Malang

The Cakra Hotels pertama kali didirikan pada tahun 1994, dengan pembukaan Graha Cakra di Malang, Jawa Timur. The Graha Cakra Bali Hotel adalah saling bersaudara dan diatur dalam gaya eksklusif yang sama.

Tujuan kami adalah untuk menciptakan sebuah dimensi baru perhotelan di kepulauan Indonesia. Kami melakukan ini dengan sebisa mungkin memperkenalkan tamu untuk aspek budaya Indonesia sebagai tingkat setinggi-tingginya.

Merk The Graha Cakra Hotel adalah identik dengan arsitektur khas dan desain interior yang seimbang dengan fungsi dan layanannya. Melalui penggunaan seni lokal, kerajinan dan barang-barang lain yang mewakili budaya Indonesia, standar tinggi keahlian lokal unik disajikan dalam berbagai rincian yang antik sekaligus modern.

The Graha Cakra Hotel adalah rumah bagi mereka yang merindukan keaslian budaya Indonesia, dan memiliki rasa keingintahuan yang besar untuk menyelami keramahan khas Indonesia. Datang dan rasakan sensasi berada di rumah sendiri berciri-khas budaya nusantara.

Komitmen untuk menciptakan suasana dalam bahasa Indonesia yang membutuhkan kreativitas, inovasi, dan melibatkan keseimbangan antara warna dan ornamen. Dekorasi Cakra Hotel menggabungkan campuran halus multi-budaya pengaruh bahasa Indonesia, mencerminkan kehangatan dan kasih karunia rakyat Indonesia. Interior cerdas, elegan dan memfasilitasi interaksi pribadi.

Kasih karunia dan multi-budaya terpancar dari masing-masing hotel. Siapapun melangkah di dalam Hotel Cakra untuk pertama kalinya akan mendapati banyak kejutan menyenangkan. Sebagai salah satu tamu telah mengatakan: "Tiga hari yang baik! Tujuh lebih baik!!!."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengertian Kosakata Graha

Kosa kata Graha berasal dari bahasa kuno Sansekerta "grha" yang berarti "bangunan" / "rumah" / "tempat tinggal". Sedangkan menurut Wikipedia, kata Graha berasal dari bahasa kawi yang digunakan di pulau Jawa pada zaman dahulu yang artinya rumah. Dalam bahasa Indonesia arti graha adalah rumah. Dalam bahasa Sansekerta, yang merupakan bahasa digunakan dalam penulisan kitab suci agama Hindu, yakni kitab Weda, kata "grha".

Graha dalam bahasa Jawa yang disunting dari bahasa kawi yang juga digunakan di pulau Bali, dimana dapat juga diartikan sebagai gerhana, planet, roh jahat atau buaya.

Arti graha yang seringkali digunakan adalah arti dalam bahasa kawi yang hidup di Jawa yang artinya rumah. Dalam perkembangannya graha diartikan sebagai rumah mewah, rumah besar, rumah yang indah, singgasana. Demikian juga diartikan gedung yang mewah sehingga sering digunakan untuk nama tempat yang bagus, misalnya; Graha Segara, Bina Graha, Graha Pusaka, Graha Sampoerna, dan sebagainya. Banyak perusahaan yang juga menggunakan nama graha untuk memberi nama pada pendirian perusahaannya. Sejumlah gedung serbaguna pun banyak yang menggunakan kata Graha sebagai awalan nama dari gedung tersebut.

Sebagai contoh, perumahan Graha Dewata yang berlokasi di Malang juga dipakai untuk memberikan kesan sebuah perumahan (Graha) yang bernuansakan pulau Dewata (Bali).

Sedangkan sejumlah versi lain juga mengungkapkan bahwa penggunaan kata Graha seringkali tidak sesuai dengan acuan yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dimana kosa kata Graha dianggap sebagai salah satu ke-salah-kaprah-an dalam pemakaian bahasa.

*Graha Skt berarti 1] Menangkap; 2] -n- Buaya

Apabila dibandingkan dengan:
  1. Ger.ha ark -n- berarti istri; permaisuri
  2. Ger.ha -n- bangunan; kantor; tempat tinggal, dsb.
*menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Sebuah gedung di Universitas Gajah Mada (UGM) yang belakangan menyadari hal ini kemudian mengganti nama yang digunakan menjadi Grha Sabha Pramana

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Konstruksi Rumah Anti Gempa

Di Amerika Serikat, teknik konstruksi rumah yang modern termasuk konstruksi pencahayaan yang baik (di wilayah yang banyak memiliki pasokan kayu) atau kadang-di daerah yang kering akan sumber daya alam dan langka kayu. Beberapa daerah menggunakan batu bata hampir secara eksklusif, dan batu yang sejak lama ditambang untuk membangun tembok. Dalam batas tertentu, aluminium dan baja telah menggantikan beberapa bahan bangunan tradisional. Semakin populer bahan konstruksi alternatif termasuk bentuk beton isolasi (berbentuk busa dan diisi dengan beton), panel berisolasi struktural (busa panel dihadapkan dengan papan untai berorientasi atau semen serat).

Paling umum, orang seringkali membangun rumah dari bahan yang tersedia paling dekat dengan rumah itu dibangun, dan sering tradisi atau budaya-bahan konstruksi disediakan oleh pemerintah, sehingga seluruh kota, daerah, kabupaten atau bahkan negara mungkin dibangun dari satu jenis bahan utama. Sebagai contoh, sebagian besar rumah-rumah Amerika menggunakan kayu, sementara rumah-rumah Eropa merupakan yang paling banyak memanfaatkan batu atau batu bata.

Pada tahun 1900, beberapa perancang (desainer) rumah mulai menggunakan prefabrikasi. Sears, Roebuck & Co pertama kali dipasarkan di katalog Sears. Perusahaan tersebut mulai menawarkan rumah hasil rancangan mereka kepada masyarakat umum pada tahun 1908. Teknik prefab menjadi populer setelah Perang Dunia II. Pertama di kamar kecil, kemudian seluruh dinding telah prefabrikasi dan dibawa ke lokasi pembangunan. Dorongan asli adalah menggunakan tenaga kerja di dalam tempat penampungan selama cuaca buruk. Baru-baru pembangun telah mulai berkolaborasi dengan insinyur struktur yang menggunakan komputer dan analisis elemen hingga untuk desain berbingkai baja prefabrikasi rumah dengan resistensi diketahui beban angin-tinggi dan kekuatan seismik. Produk-produk baru memberikan penghematan tenaga kerja, kualitas yang lebih konsisten, dan proses konstruksi mungkin dipercepat.

Lesser digunakan metode konstruksi telah mendapatkan (atau kembali) popularitas dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun tidak digunakan secara luas, metode ini sering menarik bagi pemilik rumah yang mungkin menjadi aktif terlibat dalam proses konstruksi. Mereka termasuk:
  • Cannabrick konstruksi,
  • Konstruksi kayu bakar,
  • Geodesic kubah,
  • Konstruksi dinding jerami,
  • Pial dan memulaskan.
PERLINDUNGAN ANTI GEMPA BUMI

Satu alat atau teknik gempa adalah rumah berbasis isolasi yang semakin banyak digunakan untuk perlindungan gempa. Isolation Base adalah kumpulan elemen struktur bangunan yang secara substansial harus memisahkan dari tanah bergetar sehingga melindungi integritas bangunan dan meningkatkan kinerja seismik-nya. Teknologi ini, yang merupakan jenis kontrol getaran seismik, dapat diterapkan baik untuk sebuah bangunan yang baru dirancang dan meningkatkan seismik struktur yang ada.

Biasanya, penggalian dilakukan di sekitar gedung dan bangunan dipisahkan dari pondasi utama. Baja atau balok beton bertulang mengganti koneksi ke pondasi, sementara di bawah ini, bantalan mengisolasi, atau dasar isolator, mengganti materi dihapus. Sementara isolasi dasar cenderung untuk membatasi transmisi dari gerakan tanah untuk bangunan, juga menyimpan bangunan diposisikan dengan benar di atas pondasi. Perhatian ke detil sangat diperlukan di mana ruang muka bangunan dengan tanah, terutama pada pintu masuk, tangga dan landai, untuk memastikan gerak relatif cukup elemen-elemen struktural.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rumah Menurut Wikipedia

Sebuah rumah adalah bangunan atau struktur yang memiliki kemampuan untuk ditempati untuk tempat tinggal oleh manusia atau makhluk lainnya. Istilah rumah mencakup berbagai jenis tempat tinggal mulai dari pondok-pondok sederhana dari suku-suku nomaden untuk membebaskan struktur individu yang berdiri. Dalam beberapa konteks, "Rumah" mungkin berarti sama seperti tinggal, tempat tinggal, rumah, tempat tinggal, penginapan, akomodasi, atau perumahan, antara arti lain.

Unit sosial yang tinggal di rumah ini dikenal sebagai sebuah rumah tangga. Paling umum, rumah tangga adalah unit keluarga dari beberapa jenis, meskipun rumah tangga dapat terdiri dari kelompok-kelompok sosial lainnya, seperti orang tunggal, atau kelompok individu yang tidak berhubungan. Masyarakat agraris dan industri menetap biasanya terdiri dari unit rumah tangga yang tinggal secara permanen di perumahan dari berbagai tipe, menurut berbagai bentuk kepemilikan lahan. Dalam bahasa Inggris umumnya orang menyebutnya setiap bangunan mereka secara rutin menempati "rumah". Banyak orang meninggalkan rumah mereka selama beberapa waktu untuk bekerja dan rekreasi, dan kembali kepada mereka untuk tidur dan untuk kegiatan lainnya.

Sebuah titik tumbuh yang menarik adalah konsumsi energi dari sebuah rumah, sementara banyak rumah di Jepang tidak memiliki insulasi sama sekali, di Eropa direncanakan pada tahun 2018 semua rumah yang dibangun seharusnya tidak memiliki konsumsi energi sama sekali.

Idealnya, arsitektur desain kamar di dalam rumah dirancang untuk memenuhi kebutuhan orang yang akan tinggal di rumah. Merancang seperti, yang dikenal sebagai "desain interior", telah menjadi subyek ajaran yang cukup populer di universitas. Feng Shui, awalnya adalah metode yang sejak zaman dahulu telah dikembangkan di Cina, merancang rumah menurut faktor-faktor seperti hujan dan iklim mikro, baru-baru ini memperluas ruang lingkup untuk mengatasi desain ruang interior dengan tujuan untuk mempromosikan efek harmonis pada orang-orang yang hidup di dalam rumah. Feng Shui juga bisa berarti "aura" dalam atau di sekitar hunian.

Banyak rumah yang memiliki beberapa kamar berukuran besar dengan fungsi khusus dan kamar sangat kecil yang karena berbagai alasan lainnya. Ini mungkin termasuk ruang tamu / makan, ruang tidur, dan (jika fasilitas yang sesuai dan layanan tersedia) ruang khusus untuk mencuci dan area toilet. Selain itu, kamar mandi yang dilengkapi spa, kolam renang dalam ruangan, lapangan basket dalam ruangan, dan sebagainya. Dalam masyarakat tradisional yang berorientasi pertanian, hewan ternak seperti ayam atau ternak besar (seperti sapi) sering bagian berbagi rumah dengan manusia. Kebanyakan rumah-rumah modern konvensional setidaknya mengandung sebuah kamar tidur, kamar mandi, dapur (atau area dapur), dan ruang tamu.

Untuk di kota-kota yang terletak di dataran tinggi seperti di Malang, Jawa Timur, contohnya, rumah-rumah banyak yang dibangun di atas lahan yang berkontur perbukitan, sehingga memiliki pemandangan yang eksotis menghadap ke lembah-lembah yang dipenuhi pepohonan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rumah-Rumah Khas Indonesia

Di Indonesia, pembangunan rumah melambangkan pembagian makrokosmos menjadi tiga wilayah: dunia atas, tempat duduk dari dewa-dewi, dan nenek moyang. Ciri khas bangunan di Asia Tenggara adalah bangunan yang berbentuk panggung, bentuk arsitektur biasanya dikombinasikan dengan atap. Karakteristik lain dari rumah Asia Tenggara adalah tanduk bercabang di atapnya, yang dianggap sebagai simbol kerbau, yang dipercaya sebagai penghubung antara Surga dengan dunia ini. Rumah-rumah panggung yang paling terkenal dari Indonesia adalah orang-orang Dayak di Kalimantan, orang Minangkabau dan Batak di Sumatera, dan Toraja di Sulawesi.

Rumah Panjang Dayak:

Dayak, beberapa penduduk asli Kalimantan, membangun rumah kuno di atas panggung, menggunakan kayu besi untuk struktur rumah, dan kulit pohon untuk dinding, lantai biasanya terbuat dari papan kayu sederhana di masing-masing sisi dan ditempatkan di samping. Panjang rumah-rumah ini pada zaman dahulu berkisar antara 110 meter (lebih dari 360 kaki) dan pada zaman sekarang, mereka umumnya sepanjang 10 sampai 70 meter (33-230 kaki).
Di Kalimantan, rumah panjang membentuk pusat untuk kedua kehidupan sosial dan ritual. Di sini orang-orang bertemu untuk saling berbicara (ngobrol) setelah bekerja, dan di sini biasanya pusat upacara dan ritual kelompok dilakukan.

Dalam setiap rumah panjang terdapat panggung pusat atau pos utama yang merupakan bangunan pertama untuk ditempatkan dalam posisi ketika rumah dibangun. Ini terkait dengan nenek moyang yang mendirikan rumah memiliki kesucian, ia berdiri di tengah rumah dan yang tampak sebagai hubungan antara dunia bawah dan dunia atas. Rumah-rumah lama sering dihiasi dengan representasi ular air dan burung badak. Mereka terhubung dengan mitos penciptaan pusat kelompok, karena ular air dikaitkan dengan dunia bawah dan burung badak dengan dunia atas roh-roh yang baik.

Rumah Adat - sebelum tahun 1920, Tumbang Malahui, Kalimantan Tengah.

Rumah dari Minangkabau:

Minangkabau adalah orang-orang Melayu yang tinggal di dataran tinggi Padang Sumatera (Sumatera barat). Ciri rumah orang Minangkabau adalah atap yang sangat khas, yang terlihat seperti tanduk kerbau. Kata "Minangkabau" sebenarnya dapat diartikan sebagai suatu senyawa dari kata Minang (menang) dan Kabau (kerbau). Ini berasal dari sebuah legenda lokal yang orang menceritakan bahwa perkelahian kerbau diatur oleh penduduk setempat dan orang-orang dari kerajaan Majapahit yang berpengaruh (Jawa bagian timur). Para kerbau lokal menjadi pemenangnya dan sejak saat itu mereka telah menyebut diri mereka "pemenang kerbau", Minangkabau, sebagai bukti kekuatan mereka bangga dan keberanian. Rumah-rumah ini disebut rumah gadang (rumah besar) dan tidak dihuni oleh keluarga yang berbeda-beda, tetapi oleh tiga atau empat generasi yang datang dari satu nenek moyang dan dengan demikian rumah gadang juga sebuah unit keluarga, dan masing-masing orang Minangkabau mengidentifikasi sepenuhnya dengan rumah gadang.

Rumah-rumah Gadang memiliki tiga bidang utama: segera setelah pintu masuk datang Ares tengah (rumah tongah), di mana biasanya ada pos pusat; berdampingan ini anjuang, dan kamar tidur (biliak). Sebaliknya anjuang adalah dapur dan di depan ruang besar yang (Pangkalan), di mana tamu yang berkunjung diterima. Sementara rumah panjang adalah tempat pertemuan bagi semua orang, Rumah Gadang pada dasarnya adalah wilayah perempuan, tidak satupun dari orang-orang menghabiskan banyak waktu di rumah dengan ibunya atau istrinya, dan biliak (kamar tidur) yang dipandang sebagai ruangan rumah mencerminkan siklus hidup wanita, dan bentuk perjalanan dari pos pusat untuk anjuang, maka biliak, dan terakhir ke dapur.

Tempat Penyimpanan (Lumbung) Beras - Minangkabau arsitektur, Pagaruyung dekat Bukit Tinggi, Sumatera.

Bangunan Batak:

Suku Batak, yang tinggal di Sumatera Utara, dibagi menjadi enam kelompok etnis. Dua ras Batak, Mandailing dan yang orang Batak Angkola, menjadi Muslim pada pertengahan abad ke-19, dan Batak Toba menjadi Kristen pada tahun 1864 oleh Jerman Rheinisch Missionary Society. Yang lain terus agama asli mereka, meskipun ada telah mengkonversi ke Islam dan Kristen baru-baru ini.

"Rumah-rumah dari Toba dan Karo yang dikenali oleh gaya besar mereka konstruksi bangunan, yang kurang lebih cocok dengan cara penduduk menetap secara permanen. Rumah panggung adalah bentuk nyata arsitektur praktis untuk hidup di daerah tropis. Sayangnya, pada zaman sekarang rumah-rumah Batak Toba sangat jarang dibangun lagi. Sebelumnya, lumbung beras (sopo) adalah bagian dari rumah tradisional, rumah adat. Bangunan sopo sangat penting sebagai simbol status.

Ornamen dimasukkan ke dinding luar rumah yang dimaksudkan untuk mengusir pengaruh-pengaruh jahat. Ornamen-ornamen terdiri dari representasi antropomorfik dan zoomorphic, ornamen dekoratif ukiran, dan lukisan dinding. Warna yang digunakan adalah warna alami, merah yang paling penting adalah (dari merah tanah liat), putih (dari kapur), dan hitam (dari arang), yang masing-masing mewakili tiga ruang lingkup kegiatan kosmos: dunia manusia, dunia roh yang baik di atas, dan bawah.

Batak rumah - Rumah adat, Danau Toba di Pulau Samosir.

Rumah dari Toraja:

Kelompok-kelompok etnis di daerah pegunungan barat daya dan Sulawesi Tengah (Sulawesi) yang dikenal dengan nama Toraja, yang telah datang berarti "mereka yang tinggal hulu" atau "mereka yang tinggal di pegunungan". Nama mereka sebenarnya berasal dari Raja, yang dalam bahasa Sansekerta berarti "pemimpin". Masyarakat adalah terstruktur secara hierarkis: para bangsawan disebut rengnge, orang-orang biasa untuk makaka, dan budak untuk kaunan; lahir menentukan peringkat seseorang akan menempati.
Fitur khas dari rumah-rumah tradisional (tongkonan) Toraja itu adalah "tanduk kerbau", desain atap dan kaya dekorasi di dinding. Kerbau adalah simbol dari semangat status, keberanian, kekuatan dan pertempuran.

Dirancang sebagai representasi dari alam semesta, tongkonan ini dibangun dalam tiga bagian: dunia atas (atap), dunia manusia (tengah bangunan), dan dunia bawah (ruang di bawah lantai). Atap sangat khas dibangun oleh orang Toraja telah menimbulkan berbagai interpretasi cerdik. Tentu atap adalah sesuatu signifikansi mendalam untuk Toraja, dan bahkan hari ini mereka membangun "modern" (di rumah-rumah dibangun dengan kata lain semen) rumah-rumah dengan atap seperti itu.

Demikian telah diterjemahkan dari laman aslinya Traditional Houses: http://artasia.www2.50megs.com/Indonesia/houses.htm oleh saya dari kota sejuk nan asri, Malang, Jawa Timur.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengertian Tentang Rumah

Rumah adalah tempat dimana kita tinggal, melangsungkan hidup, dan mengalami pertumbuhan kita sebagai manusia sejak lahir, bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga menjelang tua. Di zaman modern seperti sekarang. adakah bayi yang baru lahir lalu kemudian langsung tinggal di hutan seperti zaman purbakala? Tentu tidak, di era modern seperti saat ini, rumah adalah suatu keharusan bagi seorang manusia, dan keluarganya. Rumah juga yang melindungi kita dari cuaca panas di siang hari, dingin di malam hari, hujan, angin, dan berbagai kondisi alam yang mengancam manusia. Fungsi rumah pun semakin berkembang dari masa ke masa.

Rumah dapat diibaratkan sebagai salah satu kebutuhan utama manusia untuk bertahan hidup. Dahulu kala, manusia mencari tempat tinggal yang layak dan dapat ditinggali untuk melindungi diri dari cuaca alam, misalnya di atas pohon atau di gua-gua. Seiring perkembangan zaman, manusia mulai membangun tempat tinggal dari batu, tanah liat, dan kayu serta pepohonan. Di masa kini, selain sebagai tempat tinggal, rumah juga digunakan sebagai penentu identitas status sosial seseorang. Kini variasi rumah telah berkembang menjadi beragam jenis. Mulai dari rumah pada zaman pra-sejarah yang masih bisa ditemukan di daerah-daerah terpencil seperti di Papua misalnya, hingga perumahan elit nan mewah di lokasi strategis. Trend gaya tempat tinggal di kota metropolitan seperti misalnya ibukota Jakarta dan Surabaya pun kini sudah bergeser, karena keterbatasan lahan, rumah tempat tinggal tidak lagi berpetak-petak diatas bidang tanah masing-masing. Kini bangunan bertingkat berupa apartemen mewah dan rumah susun sederhana sudah menjadi tempat tinggal yang lumrah bagi warga ibukota. Tidak hanya di ibukota, bahkan di kota yang dulunya kecil seperti di kota Malang, Jawa Timur pun sudah mulai berdiri apartemen di area dekat kampus Universitas Brawijaya.

Pada intinya, rumah dapat dikatakan sebagai bangunan tempat tinggal manusia dalam jangka waktu tertentu. Di dalam rumah kita biasa beraktifitas, beristirahat, tidur, makan, dan lain-lain. Maka dari itu, sayangilah rumah kita, tempat dimana kita biasa berlindung dari berbagai macam bahaya di alam bebas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS